Ahok Ditolak dan Dikejar Warga Rawa Belong [Video]

Jakarta – Cagub petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditolak oleh sekelompok orang di Jl Ayub, Rawa Belong, Jakarta Barat. Ahok kemudian menuju ke Markas Polsek Kebon Jeruk.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (2/11/2016) saat Ahok sedianya akan meninjau di aliran Sungai Sekretaris. Tetapi ketika sampai di Jl Ayub, tiba-tiba ada sekelompok orang berteriak-teriak menolaknya.

Ahok tak melayani adu mulut dengan sekelompok orang yang mengaku sebagai warga setempat itu. Dia berjalan cepat menghindari lokasi, kemudian menuju Mapolsek Kebon Jeruk dengan menumpang mikrolet M24.

Sesampainya di Mapolsek Kebon Jeruk, Ahok kemudian berada di dalam selama lima menit. Tidak diketahui apa yang dilaporkan Ahok ke Polsek Kebon Jeruk.

Setelah itu Ahok langsung bertolak pulang. Namun dia sempat menyebut sekelompok orang itu tidak dewasa.

“Saya kira ini mencederai demokrasi kita ya. Masyarakat semua terima kok. Masyarakat penduduk asli terima kok. Mereka hanya segelintir orang yang menteriak-teriakkan itu (tolak Ahok). Ini yang saya katakan ini tidak dewasa,” ujar Ahok di Polsek Kebon Jeruk.
Jakarta – Petahana calon gubernur (cagub) DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) blusukan menyapa warga di Jalan Ayub Rawa Belong, kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dengan memakai kemeja kotak-kotak merah, Ahok sampai di lokasi sekitar pukul 16.00 Wib. Ketika turun dari mobil, Ahok langsung dikerumuni warga yang ingin bersalaman dan berfoto bersama.

Ahok juga tak sungkan menghampiri warga dan anak-anak untuk menyalami dan menyapa mereka. Kemudian, mantan Bupati Belitung Timur ini masuk ke dalam pasar kaget Rawabelong. Setelah berjalan sekitar 200 meter masuk ke dalam pasar menuju Jalan Ayub Rawa Belong, tiba-tiba sekitar 50 warga mendatangi Ahok sambil berteriak “Kami tidak terima Ahok!” “Kami tidak terima penista agama datang ke sini”.

Mendengar adanya teriakan-teriakan tersebut, lima ajudan dan polisi yang mengawal Ahok langsung mengamankan Ahok masuk terus ke Jalan Ayub Rawa Belong. Belasan polisi langsung menahan massa yang hendak mengusir Ahok.

Massa membawa spanduk bertuliskan “Ahok penista agama”, “dia dajjal”, “tolak Ahok dan masukkan ke Bui”

Lalu seorang pria berpakaian jubah putih panjang dan peci putih bernama Habib Idrus Al-Ashi maju ke depan massa dan berbicara dengan alat pengeras suara.

“Kita ini semua saudara jangan coba mengorbankan umat Islam pak polisi. Ini kampung orang Islam,” kata Habib Idrus Al-Ashi di Jalan Ayub Rawabelong, Jakarta Barat, Rabu (2/11).

Pernyataan itu diucapkannya karena tidak terima dengan perlakuan polisi yang menghalangi massa untuk mendapatkan Ahok.

“Kita nggak terima kampung kita di masuk penista agama. Kita nggak mau cari ribut tolong pak polisi bisa usir Ahok. Takbir,” serunya.

Namun, karena massa semakin banyak, polisi pun kewalahan menahan massa yang hendak mengejar Ahok. Akhirnya, tak kuasa menahan dorongan massa, akhirnya mereka berhasil mematahkan pagar barisan polisi dan segera mengejar Ahok hingga ke ujung jalan sambil berteriak mengusir Ahok.

Namun, mereka tidak berhasil mendapati Ahok. Karena mantan anggota DPR tersebut sudah diselamatkan para pengawal dan ajudan lewat jalan kecil ke Polsek Kebon Jeruk lalu menaiki angkutan Mikrolet.

Berikut video detik-detik Ahok Ditolak dan Dikejar Warga Rawa Belong sambil diteriaki Allahuakbar :

Sumber Artikel : https://www.youtube.com/watch?v=5GO6teRTuAY

Sumber Foto : http://jpnn.com/picture/watermark/20161102_214724/214724_478144_Ahok_dinaikkan_angkot_jpnn.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *